RANTAI MARKOV
A. Pengertian Analisis Markov
Beberapa penjelasan mengenai pengertian analisis markov :
1. Analisa Rantai Markov adalah suatu metode yang mempelajari sifat-sifat suatu variabel pada masa sekarang yang didasarkan pada sifat-sifatnya di masa lalu dalam usaha menaksir sifat-sifat variabel tersebut dimasa yang akan datang.
2. Analisis Markov adalah suatu teknik matematik untuk peramalan perubahan pada variable-variabel tertentu berdasarkan pengetahuan dari perubahan sebelumnya.
Model Rantai Markov dikembangkan oleh seorang ahli Rusia A.A. Markov pada tahun 1896. Dalam analisis markov yang dihasilkan adalah suatu informasi probabilistik yang dapat digunakan untuk membantu pembuatan keputusan, jadi analisis ini bukan suatu teknik optimisasi melainkan suatu teknik deskriptif . Analisis Markov merupakan suatu bentuk khusus dari model probabilistik yang lebih umum yang dikenal sebagai proses Stokastik (Stochastic process).
B. Syarat-Syarat Dalam Analisa Markov
Untuk mendapatkan analisa rantai markov ke dalam suatu kasus, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi yaitu sebagai berikut:
1. Jumlah probabilitas transisi untuk suatu keadaan awal dari sistem sama dengan 1.
2. Probabilitas-probabilitas tersebut berlaku untuk semua partisipan dalam sistem.
3. Probabilitas transisi konstan sepanjang waktu.
4. Kondisi merupakan kondisi yang independen sepanjang waktu.
Penerapan analisa markov bisa dibilang cukup terbatas karena sulit menemukan masalah yang memenuhi semua syarat yang diperlukan untuk analisa markov, terutama persyaratan bahwa probabilitas transisi harus konstan sepanjang waktu (probabilitas transisi adalah probabilitas yang terjadi dalam pergerakan perpindahan kondisi dalam sistem).
C. Keadaan Probabilitas Transisi
Keadaan transisi adalah perubahan dari suatu keadaan (status) ke keadaan (status) lainnya pada periode berikutnya. Keadaan transisi ini merupakan suatu proses random dan dinyatakan dalam bentuk probabilitas. Probabilitas ini dikenal sebagai probabilitas transisi. Probabilitas ini dapat digunakan untuk menentukan probabilitas keadaan atau periodeberikutnya.
Contoh Kasus :
Sebuah perusahaan transportasi mempunyai 220 unit mobil. Namun tidak semua mobil dapat beroperasi dikarenakan mesin rusak. Data mobil yang sedang beroperasi(narik) dan rusak(mogok) adalah sebagai berikut :
D. Syarat-Syarat Dalam Analisa Markov
Untuk mendapatkan analisa rantai markov ke dalam suatu kasus, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi yaitu sebagai berikut:
1. Jumlah probabilitas transisi untuk suatu keadaan awal dari sistem sama dengan 1.
2. Probabilitas-probabilitas tersebut berlaku untuk semua partisipan dalam sistem.
3. Probabilitas transisi konstan sepanjang waktu.
4. Kondisi merupakan kondisi yang independen sepanjang waktu.
Penerapan analisa markov bisa dibilang cukup terbatas karena sulit menemukan masalah yang memenuhi semua syarat yang diperlukan untuk analisa markov, terutama persyaratan bahwa probabilitas transisi harus konstan sepanjang waktu (probabilitas transisi adalah probabilitas yang terjadi dalam pergerakan perpindahan kondisi dalam sistem).
Sekian trimaksh
Senin, 09 Juli 2018
Sabtu, 03 Juni 2017
Tugas B.Inggris
NAMA :
Muhammad Ruslan
KELAS :
1EA09
NPM :
15216109
TUGAS BAHASA INGGRIS
Bahasa Sumber
|
Terjemahan
Mesin
|
Terjemahan
Revisi
|
In
more than 25 years of working, with people in business,university, and
marriage and family settings.
|
Dalam lebih dari 25 tahun bekerja,dengan orang-orang di
bisnis, universitas,dan pernikahan dan keluarga.
|
Lebih
dari 25 tahun bekerja dengan orang dilingkungan bisnis,universitas,dan di lingkungan orang
yang sudah menikah dan orang yang sudah mempunyai anak. |
I have come in
contact with many individuals who have archieved and incredible degree of outward success |
Saya telah
berhubungan dengan banyak individu yang telah mencapai dan tingkat keberhasilan luar biasa yang luar biasa
|
Saya
telah berinteraksi dengan banyak
individu yang sangat sukses |
but have found
themselves struggling with an inner hunger |
Tapi mendapati diri mereka sedang berjuang dengan rasa lapar dalam
|
Namun
telah bekerja keras dengan banting tulang
|
A deep
need for personal congruency and
effectiveness and for healthy, growing ,relationships with other people |
Kebutuhan mendalam akan kesesuaiandan efektivitas
pribadi dan untuk hubungan yang sehat, tumbuh,dengan orang lain
|
Dia
membutuhkan
yang seimbang dan efektif untuk kesehatan, menjalin komunikasi dengan orang lain |
I
suspect some of the problems they have shared with me may be familiar to you
|
Saya
menduga
beberapa masalah yang mereka hadapi bersama saya mungkin tidak asing lagi bagi Anda |
Saya
kira beberapa masalah yang mereka ceritakan ke saya
mungkin tidak asing lagi bagi kalian |
I’ve
set and met my career goals
and i’m having tremendous professional success, |
Saya telah
menetapkan dan
memenuhitujuan karir saya dan saya
memilikkesuksesan
profesional yang luar
biasa,
|
Saya
telah menentukan an mengetahui sasaran-sasaran karir dan saya amat sangat
berhasil,
|
But
it’s cost me my personal and
family life |
Tapi itu
mengorbankan
nyawapribadi dankeluarga saya
|
Tapi
itu merugikan diri sendiri dan keluarga saya
|
I
don’t know my wife and children any more
|
Saya tidak lagi
mengenal istri dan anak-anak saya
|
Saya tidak tau lagi istri dan anak-anak saya
|
I’m
not even sure i know myself and what’s really
important to me. |
Saya bahkan tidak yakin aku mengenal diriku sendiri dan
apa yang sangat penting bagiku |
Saya ragu apa saya mengenali diri sendiri dan apa yang
penting bagi saya
|
I’ve
had to ask
myself-is it worth it?? |
Aku harus bertanya pada dirisendiri-apakah itu
layak?
|
Saya
bertanya tanya, apakah ini sepadan?
|
I’ve
started a new diet-for the fifth
time this year |
Saya sudah memulai diet baru -untuk kelima kalinya tahun ini
|
Saya
telah memulai diet baru - untuk yang kelima kalinya tahun ini
|
I know
i’m
overweigh,and i really want to change |
Aku tahu aku terlalu berat, dan aku benar-benar ingin
berubah
|
Saya tahu saya
kelebihan berat, dan saya abenar-benar ingin berubah |
I read
all the new information
|
Saya membaca semua informasibaru
|
Saya membaca semua berita baru
|
I set
goals, i get
myself all psyched up with a positive mental attitude and tell myself i can do it, But i don’t |
Saya menetapkan
tujuan, sayamendapatkan
diri saya semua
bersemangatdengan sikap mental
positif dan mengatakanpada diri sendiri
bahwa saya dapat melakukannya,Tetapi saya tidak
melakukannya
|
Saya
tentukan
target,dengan
keinginan yang kuat dan berkata”saya bisa” tapi tidak
berhasil
|
After
a few weeks, i fizzle
|
Setelah beberapa
minggu,saya gagal
|
Setelah beberapa
minggu, saya gagal
|
I just
can’t seem to keep a promise i
make to myself |
Saya sepertinya tidak bisa
menepati janji yangsaya buat sendiri |
Nampaknya saya tidak bisa menepati janji yang saya buat
sendiri
|
Selasa, 21 Maret 2017
Tugas Bahasa Inggris
|
Bahasa sumber
|
Bahasa sasaran
|
|
Accounting is a system
meant for measuring business activities, processing of information into
reports and making the findings available to decision-makers.
|
Akuntansi adalah sebuah sistem
yang dimaksud untuk mengukur kegiatan bisnis, mengolah informasi yang masuk
kedalam laporan-laporan dan membuat temuan-temuan tersedia untuk membuat
keputusan.
|
|
The documents, which
communicate these findings about the performance of an organization in
monetary terms, are called financial statements.
|
Dokumen-dokumen yang
memperlihatkan temuan-temuan tentang kinerja dari sebuah organisasi dalam istilah
keuangan disebut laporan keuangan.
|
|
Usually, accounting is
understood as the Language of Business.
|
Biasanya akuntansi dipahami
sebagai Bahasa Bisnis.
|
|
However, a business may
have a lot of aspect which may not be of financial nature.
|
Namun, sebuah bisnis
mungkin memiliki banyak aspek yang tidak hanya bersifat keuangan.
|
|
As such, a better way to
understand accounting could be to call it The Language of Financial Decision.
|
Dengan demikian, cara yang
lebih baik untuk memahami akuntansi bisa menyebutnya dengan Bahasa dari Keputusan Keuangan
|
|
The better the
understanding of the language, the better is the management of financial
aspect of living.
|
Semakin baik pemahaman dari
bahasa ini, semakin baik juga pengelolaan dari aspek keuangan dalam
kehidupan.
|
|
Many aspect of our lives
are based on accounting, personal financial planning, investment, income-tax,
loans, etc.
|
Banyak aspek dari kehidupan
kita yang didasarkan pada akuntansi, perencanaan keuangan pribadi, investasi,
pajak penghasilan, pinjaman, dll
|
|
We have different roles to
performs in life-the role of a student, of a family head, of a manager, of an
investor, etc.
|
Kita memiliki peran-peran
yang berbeda untuk melakukan keputusan akuntansi dalam kehidupan nyata-peran
sebagai pelajar, sebagai kepala keluarga, sebagai seorang manajer, sebagai
seorang investor, dll
|
|
The knowledge of accounting
is an added advantage in performing different roles.
|
Pengetahuan tentang
akuntansi merupakan sebuah bonus/keuntungan tambahan dalam melaksanakan
peran-peran yang berbeda.
|
|
However, we shall limit our
scope of discussion to a business organisation and the various financial
aspect of such an organization.
|
Demikian itu, kita akan
membatasi lingkup diskusi kita kepada
organisasi bisnis dan beberapa aspek
keuangan dari organisasi bisnis tersebut.
|
|
When we focus our thoughts on abusiness
organisation, many questions (is our business profitable, should a new
product line be introduced, are the sales sufficient, etc.) strike our mind.
|
Ketika kita memfokuskan
pkiran kita kepada organisasi bisnis, bnyak pertanyaan yang terlintas seperti
( apakah bsnis kita menguntungkan, haruskah sebuah produk baru dikeluarkan,
apakah penjualan memadai, dll.) menyerang pikiran kita.
|
|
To answer questions of such
nature, we need to have information genersted through the accounting process.
|
Untuk menjawab
pertanyaan-pertanyaan tersebut, kita butuh untuk memiliki informasi yang
dikumpulkan melalui proses akuntansi.
|
|
The people who take policy
decisions and frame business plans use such information.
|
Orang-orang yang mengambil
keputusan-keputusan atau kebijakan dan membuat kerangka dari perencanaan bisnis
menggunakan informasi akuntansi tersebut.
|
TUGAS 2
(84.2)
1. A man answered the phone. He told me you were out.
Answer: The
man who answered the phone told me you were out.
2. A waitress served us. She was very impolite and
impatient.
Answer : The waitress who served us was very
impolite and impatient.
3. some boys were arrested. They have now been
released.
Answer: The
boys who were arrested now have been released.
Kamis, 05 Januari 2017
Tugas Softskill Biografi
Sandiaga Salahudin Uno atau sering dipanggil Sandiaga Uno atau Sandi Uno adalah pengusaha mudah dan ternama asal Indonesia. Sering hadir di acara seminar-seminar, Sandi Uno memberikan pembekalan tentang jiwa kewirausahaan (entrepreneurship), utamanya pada pemuda. Sandi lahir di Rumbai, Pekanbaru, 28 Juni 1969.
Di Indonesia, relatif amat susah mencari orang sukses dalam usia yang relatif muda, setidaknya dalam usia di bawah 40 tahun. Namun demikian, diantara susahnya menemukan orang sukses tersebut, muncul milyarder muda, Sandiaga Salahuddin Uno.
Kalangan pengusaha yang tergabung dalam Hipmi (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) pasti kenal dengan sosok Sandiaga S. Uno. Dia telah lengser dari jabatan ketua umum pusat organisasi yang beranggota lebih dari 30 ribu pengusaha itu.
Sandi--demikian penyandang gelar MBA dari The George Washington University itu biasa disapa--tercatat sebagai orang terkaya ke-63 di Indonesia versi Globe Asia. Kekayaannya 245 juta dolar AS.
Sandi menyatakan tak disiapkan untuk menjadi pebisnis oleh orangtuanya. ”Orangtua lebih suka saya bekerja di perusahaan, tidak terjun langsung menjadi wirausaha,” ujar pria penggemar basket itu.
”Menjadi pengusaha itu pilihan terakhir,” akunya. Karena itulah, dia tak berpikir menjadi pengusaha seperti yang telah dilakoni selama satu dekade ini. ”Saya ini pengusaha kecelakaan,” katanya, lantas tertawa.
Kiprah bisnis Sandi kini dibentangkan lewat Grup Saratoga dan Recapital. Bisnisnya menggurita, mulai pertambangan, infrastruktur, perkebunan, hingga asuransi. Namun, dia masih punya cita-cita soal pengembangan bisnisnya. “Saya ingin masuk ke sektor consumer goods. Dalam 5-10 tahun mendatang, bisnis di sektor tersebut sangat prospektif,” katanya, optimistis.
Seorang pebisnis, kata dia, memang harus selalu berpikir jangka panjang. Bahkan, berpikir di luar koridor, berpikir apa yang tidak pernah terlintas di benak orang. “Mikir-nya memang harus jangka panjang.” Dia mencontohkan, dirinya masuk ke sektor pertambangan awal 2000. Saat itu, sektor tersebut belum marak seperti saat ini. ”Jadi, ketika sektor itu sekarang naik, kami sudah punya duluan,” ujarnya.
Sandi semula adalah pekerja kantoran. Pascalulus kuliah di The Wichita State University, Kansas, Amerika Serikat, pada 1990, Sandi mendapat kepercayaan dari perintis Grup Astra William Soeryadjaja untuk bergabung ke Bank Summa. Itulah awal Sandi terus bekerja sama dengan keluarga taipan tersebut. ”Guru saya adalah Om William (William Soeryadjaja-Red),” tutur pria kelahiran 28 Juni 1969 itu.
Bapak dua anak itu kemudian sedikit terdiam. Pandangannya dilayangkan ke luar ruang, memandangi gedung-gedung menjulang di kawasan Mega Kuningan. ”Saya masih ingat, sering didudukkan sama beliau (William Soeryadjaja-Red). Kami berdiskusi lama, bisa berjam-jam. Jiwa wirausahanya sangat tangguh,” kenangnya. William tanpa pelit membagikan ilmu bisnisnya kepada Sandi. Dia benar-benar mengingatnya karena itulah titik awal dia mengetahui kerasnya dunia bisnis.
Di tanah Air, Sandi hanya bertahan satu setengah warsa. Dia harus kembali ke AS karena mendapat beasiswa dari bank tempatnya bekerja. Dia pun kembali duduk di bangku kuliah di George Washington University, Washington. Saat itulah, fase-fase sulit harus dia hadapi. Bank Summa ditutup. Sandi yang merasa berutang budi ikut membantu penyelesaian masalah di Bank Summa. Sandi kemudian sempat bekerja di sebuah perusahaan migas di Kanada. Dia juga bekerja di perusahaan investasi di Singapura. ”Saya memang ingin fokus di bidang yang saya tekuni semasa kuliah, yaitu pengelolaan investasi,” tuturnya.
Mapan sejenak, Sandi kembali terempas. Perusahaan tempat dia bekerja tutup. Mau tidak mau, dia kembali ke Indonesia. ”Saya berangkat dari nol. Bahkan, kembali dari luar negeri, saya masih numpang orangtua,” katanya. Sandi mengakui, dirinya semula kaget dengan perubahan kehidupannya. ”Biasanya saya dapat gaji setiap bulan, tapi sekarang berpikir bagaimana bisa bertahan,” tutur pria kelahiran Rumbai itu. Apalagi, ketika itu krisis. Dia kemudian menggandeng rekan sekolah semasa SMA, Rosan Roeslani, mendirikan PT Recapital Advisors. Pertautan akrabnya dengan keluarga Soeryadjaja membawa Sandi mendirikan perusahaan investasi PT Saratoga Investama Sedaya bersama anak William, Edwin Soeryadjaja. Saratoga punya saham besar di PT Adaro Energy Tbk, perusahaan batu bara terbesar kedua di Indonesia yang punya cadangan 928 juta ton batu bara.
Bisa dibilang, krisis membawa berkah bagi Sandi. ”Saya selalu yakin, setiap masalah pasti ada solusinya,” katanya. Sandi mampu ”memanfaatkan” momentum krisis untuk mengepakkan sayap bisnis. Saat itu banyak perusahaan papan atas yang tersuruk tak berdaya. Nilai aset-aset mereka pun runtuh. Perusahaan investasi yang didirikan Sandi dan kolega-koleganya segera menyusun rencana. Mereka meyakinkan investor-investor mancanegara agar mau menyuntikkan dana ke tanah air. ”Itu yang paling sulit, bagaimana meyakinkan bahwa Indonesia masih punya prospek.”
Mereka membeli perusahaan-perusahaan yang sudah di ujung tanduk itu dan berada dalam perawatan BPPN -lantas berganti PPA-. Kemudian, mereka menjual perusahaan itu kembali ketika sudah stabil dan menghasilkan keuntungan. Dari bisnis itulah, nama Sandi mencuat dan pundi-pundi rupiah dikantonginya. Sandi terlibat dalam banyak pembelian maupun refinancing perusahaan-perusahaan. Misalnya, mengakuisisi Adaro, BTPN, hingga Hotel Grand Kemang. Dari situlah, kepakan sayap bisnis Sandi melebar hingga kini.
Kamis, 10 November 2016
Ilmu Budaya Dasar-Tentang Pernikahan Adat Bengkulu ( Suku Serawai )
TUGAS ILMU BUDAYA DASAR
Adat Bengkulu ( Suku Serawai )
Kelompok 5 :
Rini Yulinsi
Ivan Faisal R
Bianca Gracieladewi P
Ananda Febrian
Muhammad Ruslan
Kata Pengantar
Asalamualaikum wr.wb
Puji syukur kami panjatkan kehadiran Tuhan yang Maha Esa , karena berkat rahmat dan hidayahnya kami masih di beri kesempatan, keberkahan dan kesahatan sehingga kami bisa menyelesaikan tugas ini dengan sebaik mungkin tanpa ada rintangan suatu apapun
Tak lupa pula kami ucapkan terimakasih kepada dosen ibu Ocvita Ardhiani,SIKOM . Makalah ini kami susun semaksimal mungkin dan kami ucapkan banyak terimakasih kepada bapak midi wardiansyah ( narasumber ) yang telah membantu kami dalam menyelesaikan makalah ini.
Terlepas dari semua itu kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan baik dari segi tata bahasa susunan kalimat dan isi makalah . oleh karena itu saran dan kritik dari pembaca sangat kami butuhkan untuk pemperbaiki makalah ini.
Semoga makalah tentang adat pernikahan Bengkulu ( suku serawai ) ini dapat memberikan manfaat bagi pembacanya agar lebih mengetahui adat-adat atau suku-suku di Indonesia.
Wasalamualaikum wr.wb
Depok , november 2016
Penulis
Daftar isi
Cover ............................................................................................................ 1
Kata pengantar ................................................................................................ 2
Daftar isi ......................................................................................................... 3
Bab I Pendahuluan .......................................................................................... 4
· Latar belakang ...................................................................................... 4
Bab II Makna dari Tradisi Pernikahan .............................................................. 5
Bab III Alur Pernikahan Adat .......................................................................... 6
· Tahap Pernikahan ............................................................................... 6-8
· Transkip Wawancara .......................................................................... 9-12
Bab IV penutup ............................................................................................. 13
· Daftar pustaka ..................................................................................... 13
BAB I
Pendahuluan
Latar belakang :
Dalam adat Bengkulu ( suku serawai ) terdapat larangan yaitu apabila bujang atau gadis yang ingin menikah . mereka dilarang menikah dengan sanak famili ( ikatan saudara ). Apabila ada ikatan saudara antara bujang dan gadis dan mereka tetap memaksa ingin menikah maka bujang dan gadis tersebut akan dikenakan denda yang berupa hukum adat yaitu mereka wajib membayar denda berdasarkan hukum adat yaitu kambing satu ekor. Tahap-tahap pernikahan adat bengkulu (suku serawai) hanya boleh dilakukan oleh anak bujang ( laki-laki) dan gadis (perempuan) yang masih suci dalam artian bahwa bujang dan gadis tersebut masih jejaka dan perawan . apabila pernikahan terjadi antara bujang duda dan gadis perawan atau bujang jejaka dan gadis janda maka pernikahan yang dilakukan adalah pernikahan umum seperti biasanya tanpa ada alur-alur atau tahap-tahap pernikahan mereka tidak boleh melaksanakan pernikahan dengan tahap-tahap adat .
Bahasa yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari suku serawai yaitu bahasa serawai , mayoritas suku serawai beragama muslim, pencarian hidup suku serawai yaitu sebagai petani dan pekebun ( kelapa , karet dll). Dan kesenian tradisional yang dimiliki oleh suku Serawai yaitu Bedindang dan tari tradisional Tari Andun (tari adat).
BAB II
Makna dari Tradisi Pernikahan
Bagi setiap suku serawai yang boleh melaksanakan pernikahan berdasarkan hukum adat adalah bujang (laki-laki) dan gadis (perempuan ) yang masih jejaka dan perawan, karena makna dari tradisi pernikahan yang dilaksanakan adalah sebagai saksi bahwa yang melaksanakan pernikahan adalah bujang (laki-laki) dan gadis (perempuan) yang masih suci dalam artian bahwa masih jejaka dan perawan. Dan makna selanjutnya yaitu agar rumah tangga yang akan dibangun bisa harmonis menjadi keluarga yang sakinah mawadah dan warahmah dan rumah tangga menjadi kokoh dalam artian rumah tangganya jauh dari maslah-masalah besar dan bisa bertahan hingga tua, bahkan sampai ajal menjemput.
Tujuan dari pernikahan suku serawai:
1. Untuk mencari pasangan hidup hingga kakek nenek dan menjalin rumah tangga yang sakinah mawadah dan warahmah dan memperoleh keturunan yang soleh dan soleha
2. Agar bujang gadis bengkulu terhindar dari perbuatan tercela atau perbuatan yang tidak di inginkan
3. Agar bisa mewarisi atau melanjutkan adat istiadat daerah bengkulu khususnya suku serawai secara turun temurun
BAB III
Alur Pernikahan Adat
A. Tahap Pernikahan
1. Tandang basulua
Pertemuan antar keluarga laki-laki dan keluarga perempuan, pihak dari keluarga laki-laki datang ke rumah keluarga perempuan. maksud dan tujuan Dari tandang basulua adalah ingin mempertanyakan apakah anak gadisnya (perempuan) sudah ada yang mengikat apa belum dan jika belum anak bujang ( laki-laki) ini ingin meminangnya
2. Membawa’i RT, RW dan Ketua Adat
Maksud dari tahap ini adalah untuk menentukan tanggal, bulan dan tahun ( tanggal pernikahan) lalu pihak laki-laki wajib menanyakan apa sajakah permintaan dari keluarga perempuan Misalnya cincin mas 3 gram dan uang 20 juta, uang 20 juta ini gunanya untuk membantu membeli sayur-mayur dan persiapan pesta di rumah keluarga perempuan. Setelah tanggal pernikahan ditetapkan dan persetujuan permintaan dari pihak keluarga perempuan, maka ada 3 syarat lagi yang wajib di bawa oleh pihak keluarga laki-laki saat hari pernikahan atau ijab qobul yaitu:
· 1 buah keris di masukan ke dalam lengguai , lengkap dengan daun siri beserta kapurnya
· 9 batang lemang
· 1 mangkok gelamai (dodol)
3. Terang menerang
Dalam tahap ini keluarga laki-laki datang ke rumah keluarga perempuan untuk memberikan uang permintaan dari keluarga perempuan. Dan pihak laki-laki dan perempuan saling bertukar benda sebagai tanda adanya cinta di antar keduanya atau saling menyukai (tunangan) , apabila tidak ada tunangan maka hanya memberikan uang antaran saja.
4. Merakit bunga bersama persatuan bujang gadis
Pada tahap ini kegiatan dilakukan malam sebelum ijab qobul calon pengantin perempuan di bantu para bujang gadis bengkulu untuk merakit bunga . Kegiatan ini sebagai tanda bahwa pernikahan yang akan dilaksanakan adalah pernikahan bujang gadis yang masih jejaka dan perawan. Bunga yang di rakit tersebut akan di letakkan di pelaminan, di panggung dan di sudut kursi tamu undangan gunanya agar memberikan aroma yang wangi.
5. Membuat 2 Dulang (nasi pernikan)
Sebelum melaksanakan ijab qobul keluarga perempuan wajib menjediakan 2 dulang (nasi pernikahan). makna dari dulang adalah sebagai saksi bahwa yang melaksanakan pernikahan adalah bujang jejaka dan gadis perawan. Nantinya setelah ijab qobul 1 dulang akan di berikan kepada pak imam daerahnya ,dan dulang yang 1 nya lagi akan dibagi empat dan akan di berikan kepada RT,RW , Ketua adat , Ketua kerja.
6. Acara adat setelah ijab qobul
1. Pencak silat yang dilakukan oleh pengantin laki-laki dan para tetua daerah
2. Zikir dan do’a yang dilakukan secara bersama-sama pihak keluarga dan para tamu undangan
3. Tari adat ( tari andun)
Pertama pengantin laki-laki menari bersama inang atau pengapit pengantin dan tamu undangan lalu pengantin perempuan ikut menari juga bersama inang dan tamu undangan.
4. Belarak
Di rayakan dijalan sambil naik mobil serta di iringi dengan retak dendang serunai , perjalanan yang ditempuh sejauh 1 kilometer setelah itu pulang kerumah dan melanjutkan pesta pernikahan yaitu makan bersama keluarga (sanak famili) dan tamu undangan.
B. Transkip wawancara
Wawancara dilakukan via telepon
Pewawancara : tuuut....tuuuut.......tuuuut (menelpon narasumber)
Narasumber :Asalamualaikum haah ngapo rin ( ada apa rin)
Pewawancara : waalaikumshalam . kak midi lagi sibuk idak ?
Narasumber : wai aku ni lagi dikebun, empai selsai nakil kini lah nido sibuk, ngapo ? ( wai saya lagi dikebun , baru saja selesai nakil karet sekarang sudah tidak sibuk lagi, ada apa memangnya?)
Pewawancara :aku ni ado tugas tentang adat- adat pernikahan, kak midi biso bantu dak ? Kak midi tau dak secara detail tentang adat pernikahan suku serawai ? ( kak midi saya ada tugas tentang adat-adat pernikahan, kak midi bisa bantu saya atau tidak ? kak midi tahu secara detail tentang adat pernikahan suku serawai ? )
Narasumber : oohh inshaalah keruan (ooh inshaallah tau)
Pewawancara : langsung mulai ya kak midi. Kak midi apa saja tahap-tahap atau alur-alur dari tradisi pernikahan suku serawai ?
Narasumber : waii ndak di rekam ini ( percakapan ini mau direkam ya ) ?
Pewawancara : au kak lah direkam iko ko (iya kak ini sudah mulai direkam)
Narasumber :ooh , emmzz tahap yang pertama itu pertemuan antara keluarga laki-laki dan keluarga perempuan kalo bahasa dusunyo tu tandang basulua (kalau bahasa desanya itu tandang basulua)maksud dan tujuanya adalah ingin bertanya apakah anak gadis (perempuan) dari pihak keluarga perempuan ini sudah ada yang mengikat jikalau belum nah anak bujang (laki-laki) ini ingin meminangnya
Pewawancara :nah pertemuany tu di mana kak ?
Narasumber : dirumah keluarga yang tino ( gadis/perempuan ) lalu tahap yang keduo (dua) adalah membawa’i RT, RW dan Ketua Adat tujuan tahap ini untuk menentukan hari pernikahan (tanggal pernikahan). Terus keluargo lanang tu (keluarga laki-laki) wajib mempertanyai apa saja permintaan dari keluarga tino (gadis/perempuan) nah seandainyo (misalnya) cincin mas 3 gram kek (dan) tanci (uang) 20 juta, tanci ni (uang ini) gunanya untuk membantu membeli sayur-mayur dan persiapan pesta di rumah keluarga perempuan. Terus kalu lah sudah (jika sudah) tanggal pernikahan ditetapkan dan persetujuan permintaan dari pihak keluarga perempuan, mako ado tigo (maka ada 3 ) syarat lagi yaitu :
1. Membawa satu buah keris yang dimasukan kedalam lengguai nah itu tu lengkap dengan daun sirih kek kapurnyo (daun sirih dan kapur sirihnya) . syarat yang ke duo (syarat yang ke 2) yaitu
2. membawa sembilan batang lemang .terus syarat yang ke tigo (syarat yang ke 3) yaitu
3. membawa satu mangkok gelamai (dodol)
Ketiga syarat ini wajib di bawa kek (oleh) pihak keluarga laki-laki saat hari pernikahan atau ijab qobul
Tahap yang ke tigo (3) tu terang menerang kalo bahasa dusunyo tu (terang-menerang kalau bahasa desanya) nah di siko keluarga laki-laki (nah di tahap ini keluarga laki-laki) datang ke rumah keluarga perempuan terus nyo ngasih tanci (lalu keluarga laki-laki memberikan uang )permintaan dari keluarga perempuan. Terus tahap yang ke empek (4) tu merakit bungo besamo (bunga bersama) persatuan bujang gadis bengkulu nah iko (ini) sebagai simbol bahwa yang melaksanokan (melaksanakan) pernikahan adalah bujang dan gadis.
Pewawancara : kapan tu buek bungonyo kak ? (kapan diadakan merakit bunganya kak?)
Narasumber : nah bungo tu (bunganya) dirakit pas malam sebelum acara pesta .terus bungo-bungo (bunga-bunga) yang sudah dirakit di tarok (di letakkan) di pelaminan, panggung dan sudut kursi agar memberikan aroma yang wangi. Terus yang ke limo (5) buek duo (membuat dua) dulang (nasi pernikahan). makna dari dulang itu sebagai saksi bahwa yang melaksanakan pernikahan adalah bujang jejaka dan gadis perawan. Nah pas ijab qobul selsai 1 dulang di kasi (berikan) kepada pak imam , terus dulang 1 nya lagi dibagi empek (4)itu tu dikasihkan pak RT,RW , Ketua adat , Ketua kerja
Pewawancara : oh cak itu yo kak midi ? (oh seperti itu ya kak midi )berarti itu wajib ya ?
Narasumber : yak auu macam itu (ya iya seperti itu) karena itu sebagai saksi nya bahwa pernikahanya itu antara bujang dan gadis.
Pewawancara : terus apa lagi tahap-tahap selanjutnya kak midi atau udh selesai tahap-tahap pernikahanya?
Narasumber : nduak aii (waii )masih ada lagi tahap-tahapnyo tu
Pewawancara :apa lagi tahap-tahapnya kak?
Narasumber : setelah acara ijab qobul selesai masih ada tahap-tahap ny lagi pencak silat nah itu tu pengantin laki-laki kek (dan) para tetua desa, Terus zikir besamo (bersama), terus nari adat nah pengantin lanang (laki-laki) menari bersama inang dan tamu undangan cak itu jugo untuk yang tino (seperti itu juga untuk yang perempuan).
Pewawancara : ohh jadi nari (menari) bareng-bareng yo kak ?(bersama-sama ya kak ?)
Narasumber : yak iyolahh (ya iyalah) . terus pas lah sudah nari laju (terus setelah menari ) ado satu lagi tahapan iko tahapan yang terakhir (ada satu lagi tahapan in tahapan yang terakhir ) namonyo tu apo dak emmmzzz kalak dulu .....ooo iko nah namonyo tu belarak (namanya apa ya emmmzz nanti dulu....ooo ini nah namanya belarak) . belarak itu tu Di rayakan dijalan sambil naik setom (mobil)nah di iringi kek retak dendang serunai , perjalananyo (perjalananya )ditempuh sejauh 1 kilometer sudah tu (setelah itu) pulang kerumah terus (dan) melanjutkan pesta pernikahan, makan bersama keluarga (sanak famili) dan tamu undangan.
Pewawancara : retak dendang serunai tu alat apo kak ?
Narasumber : waii nido keruan kaba? (waii tidak tahu kamu?)
Pewawancara : nido (tidak) hehehehe
Narasumber : retak dendang serunai tu lengkap ada serulingnya kek (dan) rabanany ,itu yang dimaksud retak dendang serunai.
Pewawancara : ooooohhh cam itu ( ooooohhh seperti itu ) jadi itu tadi tahap-tahap pernikahanny ya kak ? emzz makasih yo kak lah ndak diwawancarai (terimakasih ya kak karena sudh mau diwawancarai) maaf mengganggu waktu kak midi
Narasumber : auu (iya) samo-samo , nido apo-apo (tidak apa-apa)
Pewawancara : asalamualaikum
Narasumber :waalaikumsalah
BAB IV
Penutup
Daftar pustaka
Narasumber midi wardiansyah
Langganan:
Postingan (Atom)



